MA-UWH Siapkan Gedung Penginapan Peserta Muktamar NU ke-35 di Tambakberas
Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satu bagian dari persiapan tersebut dilakukan oleh Madrasah Aliyah Unggulan KH A Wahab Hasbullah (MA-UWH) yang dipercaya menjadi salah satu lokasi penginapan bagi peserta muktamar.
Baca Juga “Enam Titik Penginapan Muktamar Ke-35 NU di Jombang Siap Tampung Ribuan Muktamirin“
MA-UWH ditetapkan sebagai Tower A dari sembilan lokasi penginapan yang disiapkan panitia untuk menampung para muktamirin. Pihak madrasah memastikan seluruh fasilitas dan pelayanan akan dipersiapkan agar para peserta dapat menjalani rangkaian kegiatan muktamar dengan nyaman.
Sebagai bentuk kesiapan, panitia internal MA-UWH menggelar rapat konsolidasi pada Minggu (26/7/2026) sore. Pertemuan tersebut membahas berbagai kebutuhan teknis, mulai dari fasilitas gedung, pelayanan peserta, hingga pengamanan selama pelaksanaan acara.
MA-UWH Menjadi Salah Satu Lokasi Penginapan Muktamirin
Kepala MA-UWH Faizun memimpin langsung rapat konsolidasi yang berlangsung di Kampus B MA-UWH. Ia menjelaskan bahwa gedung madrasah tersebut akan menjadi tempat tinggal sementara bagi sekitar 190 peserta Muktamar NU ke-35.
Meski belum mengetahui secara pasti asal daerah para peserta yang akan menempati gedung tersebut, pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.
Faizun menjelaskan bahwa para muktamirin nantinya akan ditempatkan di dua gedung utama, yaitu Gedung A dan Gedung B MA-UWH. Kedua gedung tersebut memiliki fasilitas yang dinilai cukup memadai untuk mendukung kebutuhan para peserta selama berada di Tambakberas.
Gedung B merupakan bangunan terbaru yang selesai dibangun pada 2024. Lokasinya berada sekitar 100 meter di sebelah timur Gedung A yang telah berdiri sejak 2014.
Fasilitas Gedung Dipersiapkan untuk Kenyamanan Peserta
Untuk menyambut kedatangan para muktamirin, pihak MA-UWH melakukan sejumlah pembenahan fasilitas. Perbaikan dilakukan agar lingkungan madrasah dapat memberikan kenyamanan selama menjadi lokasi penginapan.
Beberapa persiapan yang dilakukan meliputi pengecatan ulang sejumlah area gedung, pemasangan pendingin ruangan tambahan, serta penambahan fasilitas toilet di beberapa lokasi.
Peserta muktamar akan menempati sekitar 19 kamar yang tersebar di lantai satu hingga lantai tiga pada kedua gedung tersebut. Penataan kamar dilakukan agar seluruh peserta mendapatkan tempat tinggal yang layak selama mengikuti agenda Muktamar NU.
Faizun menyampaikan bahwa persiapan tersebut merupakan bentuk komitmen MA-UWH dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan muktamar. Menurutnya, para peserta yang hadir merupakan tamu yang harus disambut dengan baik.
MA-UWH Anggap Muktamirin Sebagai Tamu Kehormatan
Faizun menyebut keterlibatan MA-UWH dalam penyelenggaraan Muktamar NU memiliki nilai tersendiri. Sebagai bagian dari lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, pihak madrasah ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta.
Ia menilai para muktamirin merupakan tamu yang datang ke tempat bersejarah bagi NU. Karena itu, seluruh unsur madrasah berupaya menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama mereka berada di lokasi.
Selain menjabat sebagai Kepala MA-UWH, Faizun juga terlibat dalam kepanitiaan lokal Tambakberas. Ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Panitia Lokal Tambakberas sehingga memiliki peran dalam mendukung kelancaran persiapan acara.
Menurutnya, kolaborasi antara panitia, lembaga pendidikan, dan masyarakat sekitar menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan muktamar.
MA-UWH Siap Menjalankan Amanah Panitia Muktamar
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MA-UWH, Randi Setyawan, mengungkapkan rasa bangga karena madrasahnya dipercaya menjadi salah satu lokasi penginapan peserta.
Ia mengatakan penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar bagi keluarga besar MA-UWH. Meskipun madrasah tersebut tergolong masih relatif baru, pihaknya memastikan seluruh fasilitas dan sumber daya manusia siap menjalankan amanah tersebut.
“Insya Allah fasilitas dan panitia internal siap menjalankan tugas ini,” ujar Randi.
Menurutnya, keterlibatan MA-UWH dalam Muktamar NU ke-35 menjadi pengalaman penting bagi seluruh civitas akademika. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan peran lembaga pendidikan dalam mendukung kegiatan besar organisasi keagamaan.
Profil MA-UWH dan Perannya di Lingkungan Tambakberas
MA-UWH merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Pada tahun pelajaran 2026/2027, madrasah tersebut memiliki sebanyak 632 peserta didik.
Madrasah ini menyediakan empat program studi utama, yaitu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Keagamaan, serta Bahasa.
Sebagian besar siswa MA-UWH juga mengikuti pendidikan pesantren. Sekitar 95 persen siswa tercatat mondok di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Dalam kegiatan belajar mengajar, siswa putri menggunakan Gedung A, sedangkan siswa putra menempati Gedung B. Keberadaan dua gedung tersebut kini juga menjadi bagian dari dukungan fasilitas untuk penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.
Persiapan Muktamar NU Terus Dimatangkan
Penunjukan MA-UWH sebagai salah satu lokasi penginapan menunjukkan keterlibatan berbagai elemen dalam menyukseskan Muktamar NU ke-35. Tidak hanya panitia utama, lembaga pendidikan dan masyarakat sekitar juga mengambil peran dalam memberikan dukungan.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, MA-UWH optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para muktamirin. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Kesiapan fasilitas, koordinasi internal, serta semangat menyambut para tamu menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda besar NU yang akan mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga “Menginap di Penginapan Nyaman dan Asri di Lombok“