Harga Tiket Pesawat via Kualanamu Melonjak saat Libur Panjang, Ini Daftar Rute dan Tarifnya
Libur panjang akhir Mei 2026 dimanfaatkan banyak masyarakat untuk bepergian ke luar kota maupun luar negeri. Dampaknya, harga tiket pesawat dari Bandara Internasional Kualanamu mengalami kenaikan signifikan di sejumlah rute domestik dan internasional.
Berdasarkan pantauan pada Selasa, 26 Mei 2026, lonjakan tarif terjadi akibat tingginya permintaan penumpang menjelang cuti bersama dan perayaan Idul Adha. Sejumlah maskapai juga mulai mengalami peningkatan okupansi kursi, terutama untuk penerbangan menuju kota-kota besar dan destinasi wisata populer di Asia Tenggara.
Baca Juga “Cari Tiket Pesawat Murah Nonton Piala Dunia? Kunjungi BookCabin Travel Fair 2026“
Kondisi ini membuat calon penumpang perlu menyiapkan anggaran perjalanan lebih besar dibanding hari biasa. Beberapa rute bahkan mengalami kenaikan harga hingga hampir dua kali lipat dari tarif normal.
Tiket Pesawat Medan-Jakarta Capai Rp 1,9 Juta saat Akhir Pekan
Rute Medan menuju Jakarta menjadi salah satu penerbangan domestik dengan permintaan tertinggi selama libur panjang pekan ini.
Harga tiket untuk sekali perjalanan berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 1,9 juta per orang. Tarif termurah tercatat pada Rabu, 27 Mei 2026, atau bertepatan dengan momentum Idul Adha.
Pada tanggal tersebut, tiket penerbangan menggunakan Lion Air dijual mulai Rp 1.572.000 per penumpang. Namun, harga mulai bergerak naik pada Kamis, 28 Mei 2026, menjadi sekitar Rp 1.649.245.
Puncak kenaikan terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026. Harga tiket untuk rute Medan-Jakarta menembus Rp 1,9 juta per orang, terutama untuk jadwal penerbangan favorit pada pagi dan sore hari.
Kenaikan tarif ini dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk mudik, perjalanan bisnis, maupun wisata keluarga.
Harga Tiket Medan-Kuala Lumpur Masih di Bawah Rp 1 Juta
Untuk penerbangan internasional jarak dekat, rute Medan menuju Kuala Lumpur masih menjadi pilihan favorit masyarakat Sumatera Utara.
Harga tiket pesawat ke ibu kota Malaysia tersebut pekan ini berada di kisaran Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu per orang untuk sekali perjalanan.
Meski belum setinggi rute lain, tarif tersebut tetap mengalami kenaikan dibanding hari normal. Tingginya minat wisatawan Indonesia menuju Kuala Lumpur dipengaruhi faktor jarak dekat, biaya akomodasi yang relatif terjangkau, dan banyaknya pilihan penerbangan langsung dari Kualanamu.
Selain untuk wisata, rute ini juga banyak digunakan penumpang yang melakukan perjalanan bisnis dan pendidikan.
Tiket Pesawat Medan-Penang Naik Hingga Dua Kali Lipat
Lonjakan harga juga terjadi pada rute Medan menuju Penang. Harga tiket penerbangan saat ini dijual mulai Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta per orang.
Tarif tersebut disebut naik hampir dua kali lipat dibanding harga normal di luar musim liburan. Penang masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Sumatera Utara karena kedekatan geografis dan kemudahan akses penerbangan.
Selain sebagai tujuan wisata kuliner dan belanja, Penang juga sering menjadi tujuan perjalanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Tingginya permintaan selama libur panjang membuat kursi penerbangan cepat terisi, sehingga harga tiket ikut terdorong naik.
Tiket Medan-Singapura dan Bangkok Jadi yang Paling Mahal
Selain Malaysia, destinasi internasional lain yang mengalami kenaikan signifikan adalah Singapura dan Bangkok.
Harga tiket pesawat rute Medan-Singapura saat ini mulai dari Rp 1,6 juta per orang untuk sekali penerbangan. Tarif tersebut meningkat dibanding pekan-pekan biasa yang umumnya masih berada di bawah Rp 1,3 juta.
Sementara itu, tiket penerbangan menuju Bangkok menjadi yang paling tinggi pada periode libur panjang kali ini. Harga tiket dijual mulai Rp 2 juta hingga Rp 2,7 juta per orang.
Kenaikan tarif dipengaruhi tingginya minat wisatawan Indonesia menuju Thailand selama musim liburan. Selain itu, keterbatasan frekuensi penerbangan langsung juga membuat harga tiket lebih mahal.
Bangkok menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan karena menawarkan wisata belanja, kuliner, budaya, hingga hiburan dengan biaya yang relatif kompetitif dibanding negara lain di Asia.
Tingginya Permintaan Perjalanan Udara Dorong Kenaikan Tarif
Pengamat industri penerbangan menilai lonjakan harga tiket selama libur panjang merupakan fenomena yang umum terjadi. Ketika permintaan penumpang meningkat, maskapai akan menyesuaikan tarif berdasarkan ketersediaan kursi dan tingkat okupansi penerbangan.
Selain faktor permintaan, harga tiket juga dipengaruhi biaya operasional maskapai, termasuk harga avtur, pajak bandara, dan biaya layanan penerbangan lainnya.
Bandara Kualanamu sendiri menjadi salah satu pusat mobilitas udara terbesar di wilayah Sumatera. Karena itu, setiap momentum libur panjang biasanya langsung berdampak pada peningkatan jumlah penumpang dan harga tiket penerbangan.
Penumpang Disarankan Pesan Tiket Lebih Awal
Calon penumpang yang ingin bepergian selama musim liburan disarankan memesan tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga lebih kompetitif. Selain itu, fleksibilitas memilih tanggal dan jam keberangkatan juga dapat membantu mengurangi biaya perjalanan.
Penerbangan pada dini hari atau malam biasanya menawarkan harga lebih rendah dibanding jam sibuk. Penumpang juga dapat memanfaatkan promo maskapai, program loyalitas, atau fitur pemantauan harga pada aplikasi perjalanan.
Dengan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang, tren kenaikan harga tiket pesawat dari Kualanamu diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan. Karena itu, perencanaan perjalanan yang matang menjadi langkah penting agar biaya perjalanan tetap terkendali.
Baca Juga “Tiket Pesawat Mahal: Masyarakat Pilih Transit via Malaysia dan Singapura“